Satu tahun setelah arwah sahabat mereka, Honma Meiko (Menma), mendadak muncul dan akhirnya berhasil pergi dengan damai, Jinta Yadomi dan sisa anggota grup Super Peace Busters berkumpul lagi. Demi menjaga kenangan manis tentang Menma agar gak pudar, mereka mutusin buat bikin ritual kecil: nulis surat yang ditujukan khusus buat mengenang sahabat masa kecil mereka itu. Sambil mencoba menikmati liburan musim panas bareng, sirkel pertemanan yang sempat retak ini mulai bernostalgia nginget-nginget lagi masa lalu mereka.
Film ini bakal ngebawa kita kilas balik ngeliat momen-momen emosional sebelum dan sesudah kematian Menma. Uniknya, alur cerita utama dari serialnya bakal diceritain ulang, tapi kali ini lewat sudut pandang (POV) masing-masing anggota Super Peace Busters—mulai dari Jinta, Anaru, Yukiatsu, Tsuruko, sampai Poppo. Kita bakal diajak ngeliat gimana perasaan jujur, penyesalan, dan rasa kehilangan yang selama ini dipendam sendirian oleh tiap karakter pasca ditinggal Menma.
Bisa dibilang, film ini adalah surat cinta sekaligus momen healing bagi para anggotanya buat bener-bener berdamai sama masa lalu. Lewat surat-surat yang mereka tulis, kelihatan jelas gimana kehadiran Menma—meski singkat—udah berhasil menyatukan dan mengubah hidup mereka jadi lebih kuat. Siap-siap aja buat tisu tambahan karena momen nostalgianya tetep bikin nyesek dan berkaca-kaca!
Berlatar Jepang era 1920-an yang penuh gejolak, film ini menyajikan drama sejarah yang emosional dan puitis. Kisah ini mengikuti perjuangan untuk menggapai mimpi di tengah kehancuran ekonomi, gempa bumi besar, hingga bayang-bayang perang dunia yang kian mencekam.
Sejak kecil, Jiro Horikoshi terobsesi pada keindahan pesawat terbang meski penglihatannya terbatas. Ia bertekad menjadi insinyur hebat di tengah zaman yang tidak menentu. Ambisinya membawanya pada tantangan teknis yang berat serta tuntutan ekspektasi industri.
Di tengah tekanan karier, ia bertemu dengan Nahoko Satomi, sosok wanita yang memikat hatinya lewat momen tak terduga. Hubungan mereka tumbuh dengan penuh ketulusan, namun dibayangi oleh kondisi kesehatan yang sangat rapuh dan sulit untuk disembuhkan segera.
Bagi sang insinyur, merancang mesin terbang adalah wujud cinta pada keindahan, sementara bagi sang kekasih, hidup adalah perjuangan untuk tetap bernapas. Keduanya berusaha merajut kebahagiaan di tengah konflik batin antara mengejar obsesi pribadi dan tanggung jawab sosial.
Seberapa jauh seseorang sanggup mengorbankan segalanya demi mewujudkan impian terbesar dalam hidup? Di tengah badai angin perubahan yang kencang, mereka harus memilih antara kejayaan karier yang gemilang atau kehadiran orang tersayang yang kian memudar setiap harinya.
Di tengah kota Kyoto yang penuh keajaiban, makhluk mitos tanuki hidup berbaur dengan manusia. Mereka bisa berubah wujud sesuka hati, namun bahaya selalu mengintai dari kelompok Friday Fellows yang gemar memburu tanuki untuk dijadikan santapan lezat saat perayaan.
Keluarga Shimogamo, yang dipimpin oleh sang ibu dan empat anak lelakinya, berusaha bertahan hidup setelah kematian tragis sang ayah. Anak ketiga mereka, Yasaburo, adalah sosok yang sangat santai dan selalu menikmati hidup dengan penuh rasa penasaran.
Ia sering menghabiskan waktu bersama Benten, seorang gadis manusia jelita dengan kekuatan supernatural yang mematikan. Hubungan mereka begitu rumit, penuh dengan daya tarik sekaligus ancaman, karena gadis ini merupakan anggota kelompok pemburu tanuki yang misterius.
Saudara-saudaranya, seperti si sulung yang kaku Yaichiro, terus berjuang memikul tanggung jawab keluarga di tengah konflik politik antar kelompok tanuki. Persaingan ini semakin memanas saat mereka mencoba mencari tahu kebenaran di balik kematian tragis sang ayah.
Kehidupan yang penuh warna dan air mata ini menguji ikatan persaudaraan serta keberanian mereka. Di antara rahasia masa lalu dan ancaman pemburu, mereka harus belajar bahwa kebodohan yang dilakukan dengan gembira adalah kunci utama untuk bertahan di dunia yang kejam.