Dunia tenis meja SMA yang penuh adrenalin menjadi panggung utama dalam kisah yang memacu detak jantung ini. Setiap ayunan raket bukan sekadar olahraga, melainkan pertarungan ego dan ambisi yang menguji batas kemampuan fisik serta mental para atlet muda.
Dua sahabat sejak kecil, Peco yang ceria dan sombong, serta Smile yang pendiam namun berbakat, harus menghadapi kenyataan keras. Hubungan mereka diuji saat mereka mulai melangkah di jalur kompetisi yang berbeda demi membuktikan harga diri.
Munculnya Dragon, seorang juara bertahan yang haus kemenangan, menjadi tantangan terbesar bagi mereka. Kehadiran sosok dingin ini memaksa para pemain untuk merenungkan kembali alasan mereka terjun ke lapangan hijau yang penuh dengan tekanan mental berat.
Di sisi lain, ada China yang datang dari luar negeri dengan dendam pribadi serta Akuma yang berjuang keras meski sadar akan keterbatasan bakatnya. Konflik emosional pun pecah saat hasrat untuk menang mulai mengikis persahabatan mereka di meja.
Ketegangan memuncak saat mereka menyadari bahwa ping pong bukan hanya soal teknik, melainkan tentang jiwa yang dipertaruhkan. Apakah mereka sanggup bertahan di bawah bayang-bayang ekspektasi, atau justru menyerah pada takdir yang telah ditentukan oleh rival?
Dunia percintaan perkantoran yang penuh drama kini berfokus pada sisi lain yang emosional. Setelah cintanya bertepuk sebelah tangan, seorang pria harus berjuang menata hati kembali di tengah hiruk-pikuk kesibukan redaksi majalah yang sangat menuntut fokus tinggi.
Yokozawa Takafumi dikenal memiliki temperamen keras dan sikap dingin yang membuat rekan kerjanya segan. Namun, di balik topeng ketegasannya, ia menyimpan luka mendalam akibat patah hati yang memaksanya mempertanyakan kembali arti sebuah komitmen setia.
Pertemuannya dengan Kirisima Zen, seorang editor yang cerdik sekaligus ayah tunggal, mengubah segalanya secara drastis. Pria ini perlahan mulai membongkar pertahanan diri Yokozawa melalui cara-cara yang manipulatif namun cukup membuat jantung berdebar kencang.
Konflik batin semakin memuncak saat sang editor mulai melangkah terlalu jauh ke dalam ruang pribadi. Perdebatan sengit sering terjadi, mencerminkan ketidakpastian antara menjaga harga diri atau menyerah pada perasaan asing yang mulai tumbuh perlahan di hatinya.
Apakah ia mampu menerima kenyataan bahwa cinta bisa datang dari arah yang tak terduga? Perjalanan mencari jati diri dalam kasih sayang ini menguji seberapa besar keberanian seseorang untuk melepas masa lalu dan membuka lembaran baru yang cukup penuh risiko.