Dunia pasca-apokaliptik yang membatu kini memasuki era penjelajahan samudra yang mendebarkan. Setelah berhasil menyatukan kekuatan sains dan otot, para penyintas harus menghadapi tantangan baru untuk mengarungi lautan luas demi mencari asal-usul fenomena misterius.
Sang jenius Senku Ishigami memimpin Kerajaan Sains dengan ambisi tak tergoyahkan. Ia harus memutar otak merancang kapal legendaris, Perseus, sambil menjaga keutuhan timnya yang unik dari ancaman alam liar serta konflik internal yang mulai muncul perlahan.
Di sisi lain, Ryusui Nanami muncul sebagai nakhoda arogan namun jenius yang menjadi kunci vital pelayaran mereka. Hubungannya dengan Senku penuh dinamika, menyeimbangkan antara ambisi pribadi dan tanggung jawab besar demi membawa umat manusia menuju masa depan.
Karakter tangguh seperti Kohaku tetap menjadi garda depan, memastikan keselamatan tim di tengah ketidakpastian wilayah baru. Mereka semua terikat oleh tujuan mulia untuk membangkitkan peradaban, meski harus berhadapan dengan misteri kuno yang menguji mental.
Perjalanan ini bukan sekadar tentang teknologi, melainkan pertaruhan nyawa melawan musuh tak kasat mata. Apakah mereka mampu mengungkap rahasia batu di balik cakrawala? Sains menjadi satu-satunya senjata ampuh yang tersisa untuk menantang takdir dunia lama.
Kyoutarou Ichikawa adalah seorang siswa SMP yang tergolong antisosial, introvert, dan punya imajinasi yang agak gelap. Dia sering menghabiskan waktunya membaca buku tentang pembunuhan atau anatomi manusia, sambil diam-diam memelihara pemikiran "aneh" kalau dirinya ingin menghabisi teman-teman sekelasnya yang populer. Di antara sekian banyak target imajinasi konyolnya, nama Anna Yamada—gadis paling cantik dan jangkung di kelas yang juga bekerja sebagai model remaja—menjadi sasaran utamanya.
Namun, fantasi gelap Ichikawa perlahan-lahan runtuh saat ia mulai memperhatikan perilaku asli Yamada di luar sorotan kamera. Di perpustakaan sekolah—tempat favorit Ichikawa untuk menyendiri—ia sering mendapati Yamada yang ternyata sangat ceroboh, kekanak-kanakan, dan hobi makan camilan secara sembunyi-sembunyi. Interaksi canggung yang awalnya tidak disengaja di perpustakaan tersebut justru menjadi awal mula dari hubungan yang tidak pernah disangka-sangka oleh keduanya.
Makin sering mereka menghabiskan waktu bersama, Ichikawa mulai menyadari bahwa perasaan "gelap" yang ia miliki terhadap Yamada bukanlah rasa benci atau niat jahat, melainkan rasa kagum dan kebingungan khas remaja yang sedang jatuh cinta pertama kali. Di sisi lain, Yamada juga mulai merasa nyaman dan menyukai ketulusan serta kebaikan tersembunyi Ichikawa yang selalu memperhatikannya dari jauh.
Boku no Kokoro no Yabai Yatsu menyajikan perkembangan karakter (character growth) dan dinamika romance yang sangat halus, realistis, dan menggemaskan. Anime ini berhasil mengubah prasangka diawal menjadi kisah cinta remaja yang penuh kehangatan, komedi segar, serta momen-momen heartwarming yang sukses bikin penonton senyum-senyum sendiri sepanjang episode!