Sebuah ancaman bom mengguncang stadion sepak bola di tengah pertandingan besar. Conan Edogawa harus berpacu dengan waktu untuk memecahkan teka-teki kode yang ditinggalkan pelaku. Kepanikan massa dan stadion yang terancam runtuh menciptakan ketegangan intens.
Detektif cilik ini bekerja sama dengan Ran Mouri, yang terjebak dalam situasi berbahaya saat sedang menikmati laga olahraga. Kehadiran Kogoro Mouri juga menjadi krusial dalam menenangkan situasi di lapangan, meski mereka dihantui oleh teror bom yang nyata.
Hubungan antara dunia sepak bola profesional dan dendam pribadi perlahan mulai terungkap. Conan bertemu dengan Ai Haibara untuk menganalisis data digital pelaku, mengungkap motif kelam yang tersembunyi di balik persaingan antar pemain liga papan atas Jepang.
Hiroshi Agasa membantu memberikan perlengkapan canggih agar Conan bisa melacak lokasi bom tersembunyi dengan lebih efektif. Tantangan semakin berat ketika pelaku menuntut sebuah permainan penentu di lapangan, memaksa mereka terlibat dalam duel kecerdasan maut.
Waktu terus menipis dan bola terakhir menjadi kunci keselamatan ribuan nyawa penonton di stadion. Ketangguhan mental diuji saat mereka harus menghadapi ancaman yang tak terduga, membuktikan bahwa keberanian adalah senjata utama dalam menghadapi aksi terorisme ini.