Dunia sekolah yang tenang tiba-tiba berubah saat latihan paduan suara dimulai. Di tengah persiapan festival, benih cinta perlahan tumbuh di antara dua remaja yang memiliki kepribadian sangat kontras, menghadirkan kisah romansa remaja yang sangat jujur.
Rihito Sajou adalah siswa teladan yang pendiam dan serius dalam studinya. Ia merasa canggung saat harus berinteraksi dengan teman sekelasnya, terutama ketika ia kesulitan menyanyikan bagian lagu yang cukup sulit dalam paduan suara kelas tersebut.
Di sisi lain, Hikaru Kusakabe adalah anak band yang populer, berjiwa bebas, dan sangat santai. Melihat Rihito yang kesulitan, Hikaru memutuskan untuk menawarkan bantuan. Pertemuan tak terduga ini justru memicu getaran asmara yang tak terduga.
Hubungan mereka berkembang dari sekadar teman sekelas menjadi sesuatu yang lebih dalam. Meski begitu, perbedaan gaya hidup dan ketakutan akan penilaian orang lain membuat keduanya harus bergelut dengan kebimbangan perasaan yang mulai tumbuh di hati mereka.
Akankah mereka berani menghadapi dunia luar demi perasaan tulus yang kini menetap? Di antara alunan musik dan masa muda yang singkat, mereka belajar bahwa mencintai seseorang berarti menerima segala ketakutan dan keberanian untuk tetap terus bersama.
Dunia percintaan perkantoran yang penuh drama kini berfokus pada sisi lain yang emosional. Setelah cintanya bertepuk sebelah tangan, seorang pria harus berjuang menata hati kembali di tengah hiruk-pikuk kesibukan redaksi majalah yang sangat menuntut fokus tinggi.
Yokozawa Takafumi dikenal memiliki temperamen keras dan sikap dingin yang membuat rekan kerjanya segan. Namun, di balik topeng ketegasannya, ia menyimpan luka mendalam akibat patah hati yang memaksanya mempertanyakan kembali arti sebuah komitmen setia.
Pertemuannya dengan Kirisima Zen, seorang editor yang cerdik sekaligus ayah tunggal, mengubah segalanya secara drastis. Pria ini perlahan mulai membongkar pertahanan diri Yokozawa melalui cara-cara yang manipulatif namun cukup membuat jantung berdebar kencang.
Konflik batin semakin memuncak saat sang editor mulai melangkah terlalu jauh ke dalam ruang pribadi. Perdebatan sengit sering terjadi, mencerminkan ketidakpastian antara menjaga harga diri atau menyerah pada perasaan asing yang mulai tumbuh perlahan di hatinya.
Apakah ia mampu menerima kenyataan bahwa cinta bisa datang dari arah yang tak terduga? Perjalanan mencari jati diri dalam kasih sayang ini menguji seberapa besar keberanian seseorang untuk melepas masa lalu dan membuka lembaran baru yang cukup penuh risiko.