Berlatar di Hokkaido pasca perang Rusia-Jepang, petualangan berdarah ini memadukan aksi bertahan hidup dengan misteri harta karun emas yang legendaris. Suasana dingin nan kejam menyelimuti pencarian penuh bahaya yang melibatkan konspirasi besar dan sejarah kelam.
Saichi Sugimoto, mantan tentara yang dijuluki si Abadi, harus berburu emas demi menepati janji pada sahabatnya. Ia kemudian bertemu dengan Asirpa, gadis Ainu yang tangguh dan ahli melacak, yang memiliki motif pribadi untuk mengungkap pembunuhan ayahnya.
Keduanya menjalin aliansi unik di tengah hutan belantara, saling mengandalkan untuk menghadapi tantangan alam dan musuh brutal. Mereka harus mengumpulkan potongan peta tato yang terukir di tubuh narapidana penjara Abashiri demi mencapai tumpukan emas yang tersembunyi.
Konflik memuncak saat Toshizo Hijikata, sosok legendaris yang kembali bangkit, memimpin faksi saingan untuk merebut kekayaan tersebut. Perebutan kekuasaan ini menciptakan dinamika penuh intrik yang memaksa mereka terlibat dalam pertumpahan darah yang tidak terelakkan.
Perjalanan ini bukan sekadar tentang emas, melainkan perjuangan jati diri, budaya, dan moralitas di tengah kekacauan. Kesetiaan diuji, sementara rahasia masa lalu perlahan terungkap dalam balutan aksi yang menegangkan dan kehangatan kuliner khas yang tak terduga.
Dunia pencurian modern kini berubah drastis karena teknologi digital yang semakin canggih. Lupin III terjebak dalam permainan kucing dan tikus di Prancis, di mana setiap langkahnya diawasi ketat oleh sistem keamanan siber yang sangat mengerikan.
Sang pencuri legendaris ini harus berhadapan dengan organisasi misterius bernama Shake Hands. Di sini, Jigen Daisuke sang penembak jitu andalan, turut mendampingi dalam upaya menembus benteng digital yang seolah tak mungkin bisa ditembus oleh siapa pun.
Goemon Ishikawa pun ikut beraksi dengan pedang tajamnya, sementara Fujiko Mine kembali hadir dengan agenda pribadinya yang penuh tipu daya. Dinamika mereka yang kocak sekaligus berbahaya selalu menjadi bumbu utama di setiap misi pencurian besar.
Inspektur Zenigata tidak tinggal diam melihat kekacauan ini. Ia terus memburu Lupin dengan kegigihan luar biasa, meski sering kali tertipu oleh taktik cerdas yang dirancang khusus untuk mempermalukannya di depan publik dan pihak kepolisian internasional.
Konflik memuncak saat rahasia kelam masa lalu mulai terungkap melalui sebuah gim daring yang mematikan. Lupin harus berpacu melawan waktu, membuktikan bahwa insting pencuri klasik masih jauh lebih hebat dibandingkan algoritma buatan mesin yang dingin.