Dunia sedang berada di ambang kehancuran total saat pasukan alien Amanto menginvasi bumi dengan teknologi canggih. Di tengah kekacauan perang besar yang berdarah, para samurai bertahan mati-matian mempertahankan harga diri bangsa melawan penjajah yang tak kenal ampun.
Sosok Gintoki Sakata muncul sebagai legenda hidup di medan pertempuran yang kelam. Dikenal sebagai iblis putih yang mematikan, ia menebas musuh tanpa keraguan demi melindungi teman-temannya serta prinsip samurai yang hampir hilang ditelan oleh zaman.
Ia berjuang bersama rekan seperjuangan tangguhnya, Takasugi Shinsuke, yang menyimpan amarah mendalam. Meski mereka berbagi visi yang sama untuk melawan penindasan, perbedaan cara pandang mulai memicu retakan besar dalam persahabatan mereka di masa depan.
Kehadiran Katsura Kotaro memberikan keseimbangan di antara ketegangan mereka. Sebagai ahli strategi yang tenang namun mematikan, ia berusaha menjaga keutuhan kelompok di tengah badai konflik internal dan tekanan musuh yang semakin mendesak dari berbagai sisi.
Apakah mereka mampu menahan gelombang kegelapan yang mengancam tanah air? Di antara denting pedang dan ledakan, pengorbanan menjadi harga mutlak yang harus dibayar mahal demi mempertahankan jiwa samurai yang tersisa di tengah dunia yang telah berubah drastis.
Sebuah apartemen megah menyimpan misteri kelam yang menjebak penghuninya dalam siklus waktu tak berujung. Di balik kemegahan arsitekturnya, bangunan ini menjadi panggung bagi fenomena supranatural aneh yang membuat realitas berputar tanpa henti dalam spiral kematian.
Tomoe Enjou adalah seorang pemuda pelarian yang tersesat di labirin bangunan ini. Ia pun bertemu dengan Shiki Ryougi, gadis dengan mata mistis yang mampu melihat garis kematian, saat mereka terjebak dalam jebakan mematikan sang arsitek keji.
Kedekatan mereka terjalin di tengah situasi mencekam, mengungkap trauma masa lalu sang pemuda yang kelam. Sementara itu, Mikiya Kokutou terus berupaya mencari kebenaran, menelusuri rahasia gedung tersebut demi menyelamatkan mereka yang terjebak di sana.
Munculnya Souren Araya sebagai dalang di balik semua kekacauan ini membawa ancaman besar. Ia terobsesi dengan konsep asal-usul manusia, menggunakan kehidupan para penghuni apartemen sebagai kelinci percobaan dalam eksperimennya yang sangat tidak manusiawi.
Kini pertarungan filosofis dan fisik pun tak terelakkan di balik dinding gedung yang menolak hukum alam. Akankah mereka berhasil memutus rantai spiral tersebut atau justru tersesat selamanya dalam kebohongan eksistensi yang dirancang oleh pikiran seorang psikopat?