Shounen (atau shōnen, 少年) secara harfiah berarti "anak laki-laki". Dalam industri manga dan anime Jepang, istilah ini merujuk pada demografi target—yaitu karya yang ditujukan untuk remaja laki-laki berusia sekitar 12 hingga 18 tahun.
Kisah komedi klasik ini membawa penonton ke pos polisi kecil di distrik ramai Tokyo. Di sinilah rutinitas harian yang membosankan berubah menjadi kekacauan total karena ulah petugas yang eksentrik. Gelak tawa dan petualangan absurd selalu menanti setiap warga lokal.
Sosok polisi nyentrik bernama Kankichi Ryotsu menjadi pusat perhatian utama. Meskipun bertugas sebagai penegak hukum, pria ini justru lebih sering mencari uang lewat skema bisnis aneh. Sifat serakah dan kekuatannya yang luar biasa sering memicu drama konyol.
Dia memiliki rekan kerja sabar bernama Keiichi Nakagawa, pewaris kaya raya yang kontras dengannya. Selain itu, ada Reiko Akimoto yang cantik dan perfeksionis. Keduanya sering kewalahan menanggulangi ide liar sang senior dalam menjaga keamanan di area Kameari.
Ketegangan pun memuncak ketika bos mereka, Daijiro Ohara, yang disiplin dan galak, memergoki kekacauan yang diciptakan. Kemarahan meledak setiap saat, menciptakan dinamika unik antara atasan yang frustrasi dan bawahannya yang sangat tidak bisa diatur sama sekali.
Pertarungan antara disiplin birokrasi dan kekacauan tak terduga menjadi tema utama cerita ini. Setiap misi konyol yang mereka jalani selalu membawa pesan moral tersembunyi. Kehangatan hubungan rekan kerja ini membuat kisah mereka begitu ikonik dan sangat lucu.