
Awas! bisa jadi spoiler
Turnamen penyisihan musim semi akhirnya mencapai tahap krusial yang mendebarkan. SMA Karasuno harus membuktikan tajinya di lapangan voli untuk menumbangkan lawan-lawan tangguh yang siap menghalangi langkah mereka menuju kejayaan tingkat nasional yang bergengsi.
Sorotan utama tertuju pada persaingan sengit dengan Aoba Johsai. Sang setter jenius Toru Oikawa hadir sebagai tembok besar bagi Shoyo Hinata yang sedang berjuang keras mengasah insting dan kemampuan fisiknya demi melampaui batas diri.
Dinamika antara Oikawa dan mantan juniornya, Tobio Kageyama, menambah tensi drama yang kental. Trauma masa lalu dan ambisi untuk pembuktian diri menjadi bensin utama yang memanaskan atmosfer pertandingan di balik jaringan net yang sangat tipis itu.
Di sisi lain, Kei Tsukishima harus menghadapi tantangan mental saat ia berhadapan dengan lawan yang jauh lebih berpengalaman. Kepercayaan diri serta cara pandangnya terhadap olahraga voli mulai diuji melalui rentetan serangan yang tak henti-hentinya.
Pertarungan ini bukan sekadar tentang skor akhir, melainkan benturan idealisme antara talenta alami dan kerja keras tanpa henti. Apakah Karasuno mampu mematahkan dominasi musuh bebuyutan mereka atau justru harus terkubur oleh strategi matang sang kapten lawan?
Seorang anak bertubuh mungil yang punya impian besar jadi pemain voli profesional meski sering diremehkan karena tinggi badannya yang kurang.
VA: Ayumu Murase
Kageyama Tobio, setter jenius dari Karasuno, terus berkembang menjadi pengatur serangan yang lebih peka dalam pertarungan sengit melawan Nekoma di Dumpster Battle.
VA: Kaito Ishikawa