Dunia musik yang keras dan penuh ekspektasi menjadi panggung utama bagi drama musikal ini. Di sini, impian sering kali berbenturan dengan kenyataan pahit, menuntut pengorbanan besar serta keberanian untuk tetap bersuara lantang meski dunia mencoba membungkam.
Setelah putus sekolah dan hijrah ke Tokyo seorang diri, Nina Iseri bertekad membuktikan eksistensinya. Pertemuannya dengan Momoka Kawaragi, mantan musisi yang hampir menyerah pada impiannya, memicu percikan emosi yang mengubah nasib mereka berdua.
Keduanya mulai merajut asa lewat musik, berusaha menyatukan visi di tengah perbedaan kepribadian. Subaru Awa, Tomo Ebizuka, dan Rupa pun bergabung, membawa dinamika unik serta konflik batin yang terus menguji kekompakan band mereka.
Setiap nada yang tercipta adalah bentuk pelampiasan rasa frustrasi atas ketidakadilan hidup. Mereka harus menghadapi ego masing-masing, tekanan industri yang kejam, serta bayang-bayang masa lalu yang terus menghantui langkah mereka di ibu kota besar.
Saat panggung mulai memanggil, mereka dihadapkan pada pilihan sulit antara idealisme dan tuntutan pasar. Mampukah mereka tetap jujur pada suara hati sendiri, atau justru akan hancur tergerus kerasnya industri musik sebelum sempat mencapai puncak kejayaan?