Dunia masa depan terlihat seperti utopia yang tenang, namun menyimpan rahasia kelam di balik kedamaiannya. Manusia kini memiliki kekuatan psikokinesis yang kuat, hidup dalam komunitas terisolasi yang diatur ketat oleh aturan adat yang sangat kuno dan misterius.
Saki Watanabe baru saja membangkitkan kekuatannya dan bergabung dengan teman-temannya di akademi elit. Bersama Satoru Asahina, dia mulai menyadari bahwa sejarah dunia mereka penuh dengan kebohongan yang disembunyikan oleh para tetua desa.
Hubungan persahabatan mereka diuji saat mereka berhadapan dengan kenyataan pahit tentang asal-usul kekuatan mereka. Maria Akizuki dan Mamoru Itou terseret dalam petualangan berbahaya yang mengungkap sisi gelap dari masyarakat yang tampak sempurna ini.
Ketegangan memuncak ketika mereka bersinggungan dengan makhluk aneh bernama monster tikus yang mengancam stabilitas dunia. Keingintahuan mereka berubah menjadi ketakutan saat menyadari bahwa setiap pelanggaran aturan akan berujung pada penghapusan memori yang mengerikan.
Apakah mereka mampu mengungkap kebenaran sebelum dunia mereka benar-benar hancur oleh kegelapan masa lalu? Kekuatan besar ini justru menjadi kutukan bagi kemanusiaan, di mana moralitas dan kelangsungan hidup sering kali menuntut pengorbanan yang sangat menyakitkan.
Musim kedua ini membawa kita kembali ke kehidupan penuh warna dan pahit manisnya masa muda para mahasiswa seni. Di tengah hiruk-pikuk kampus, mereka terus berjuang mengejar impian sambil perlahan menghadapi kenyataan pahit bahwa masa depan tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Perasaan rumit yang terpendam mulai mencapai titik didih. Yuta Takemoto kini mencoba mencari jati dirinya yang hilang, sementara hubungan mereka yang tadinya terasa tenang perlahan mulai retak oleh gejolak cinta sepihak yang kian tak tertahankan lagi.
Hagumi Hanamoto yang jenius namun tertutup terus bergelut dengan keterbatasan fisiknya di tengah tuntutan dunia seni yang kejam. Kehadirannya tetap menjadi magnet bagi Shinobu Morita yang misterius, sosok jenius eksentrik dengan beban masa lalu berat.
Di sisi lain, Takumi Mayama masih terus terjebak dalam obsesi cintanya yang tak berbalas, sementara Ayumi Yamada harus berusaha keras untuk tegar menyembunyikan luka hatinya demi tetap bisa berada di samping orang yang diam-diam sangat ia cintai.
Persahabatan mereka diuji oleh waktu dan ambisi yang saling berbenturan. Saat batas antara cinta dan pengabdian semakin kabur, mereka harus berani menghadapi keputusan sulit demi menemukan arti kebahagiaan sejati sebelum masa muda benar-benar berakhir.
Kisah ini mengajakmu menyelami kehidupan penuh warna sekaligus melankolis sekelompok mahasiswa seni yang sedang mencari jati diri. Di tengah impian dan ketidakpastian masa depan, mereka harus belajar bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana awal.
Yuuta Takemoto adalah mahasiswa yang merasa tersesat akan masa depannya. Segalanya berubah saat ia bertemu dengan sosok gadis mungil jenius bernama Hagu, yang mendadak hadir membawa warna baru sekaligus dilema cinta di dalam hatinya.
Di sisi lain, terdapat Shinobu Morita, senior eksentrik yang sering bertingkah konyol namun punya sisi misterius, serta Takumi Mayama yang terjebak dalam cinta bertepuk sebelah tangan yang menyesakkan napas bersama senior kantornya, Ayumi Yamada.
Persahabatan mereka diuji oleh perasaan rumit yang tidak terucapkan. Seringkali, ego dan ketakutan akan kehilangan orang tersayang membuat mereka ragu untuk melangkah lebih jauh. Mereka terjepit di antara cinta yang tulus dan rasa takut akan perpisahan nanti.
Saat musim berganti, mereka dipaksa menghadapi kenyataan pahit tentang kedewasaan. Melalui tawa, air mata, dan karya seni, mereka mulai memahami arti sebenarnya dari cinta sejati dan bagaimana cara merelakan sesuatu demi meraih kebahagiaan yang hakiki.