Dunia cyberpunk yang kelam kembali menyapa lewat kisah detektif swasta di kota penuh modifikasi tubuh. Setelah perang besar usai, teknologi Extend telah menciptakan manusia mesin yang hidup di ambang kehancuran moral, hukum, dan kekuasaan korporasi.
Juzo Inui, seorang pria dengan kepala pistol revolver, terus bertahan hidup sebagai penyelesai masalah. Ia terikat nasib dengan Tetsuro Arahabaki, pemuda yang menjadi target utama pengejaran korporasi Berühren yang haus akan kontrol teknologi.
Hubungan mereka yang awalnya hanya sebatas klien dan pelindung kini semakin rumit karena rahasia masa lalu Juzo. Sosok Mary Steinberg pun hadir memberikan dukungan teknis krusial di balik bayang-bayang, membantu mereka dari ancaman pihak luar.
Konflik memanas saat konspirasi besar mulai terkuak, memaksa mereka menghadapi musuh yang tak terlihat. Ketegangan meningkat drastis ketika identitas asli dipertaruhkan, sementara pertempuran fisik dan mental terus menguji batas ketahanan hidup mereka.
Apakah mereka bisa mengungkap kebenaran di balik manipulasi sistem yang korup? Pertarungan ini bukan sekadar tentang peluru dan baja, melainkan tentang mempertahankan sisa kemanusiaan di dunia yang dingin, kejam, dan tanpa ampun bagi jiwa yang rapuh.
Cerita ini berkisah tentang Hyuma Hoshi, seorang pelempar bisbol muda berbakat yang punya mimpi jadi bintang besar kayak ayahnya, Ittetsu Hoshi, di liga profesional Jepang. Dulu, ayahnya itu pemain base ketiga sebelum akhirnya harus pensiun gara-gara cedera pas Perang Dunia II.
Si anak akhirnya masuk ke tim populer Giants, tapi nggak lama dia langsung ngerasain susahnya menanggung ekspektasi tinggi orang-orang. Dia bener-bener ngerasa tertekan sama tuntutan yang ada di sana. Mulai dari latihan yang super berat sampai harus duel sama rivalnya, Mitsuru Hanagata dari tim Hanshin Tigers, Hyuma harus ngeluarin semua jurus andalan pitching-nya biar bisa ngelewatin semua tantangan itu.