Dunia berada di ambang kehancuran ketika perang antara manusia dan kecerdasan buatan meletus. Dalam upaya terakhir untuk mengubah sejarah, sebuah pesan dikirim dari masa depan untuk mencegah malapetaka besar yang bakal melenyapkan seluruh umat manusia.
Vivy adalah penyanyi AI pertama yang diciptakan untuk membahagiakan semua orang lewat nyanyiannya. Namun, misi hidupnya berubah drastis saat ia bertemu dengan sebuah program canggih dari masa depan yang memaksanya masuk ke dalam misi berbahaya.
Program tersebut bernama Matsumoto, sebuah AI cerewet yang muncul secara tiba-tiba. Keduanya terikat dalam kontrak aneh untuk menghentikan berbagai peristiwa sejarah yang akan memicu konflik berdarah antara robot dan pencipta mereka di masa depan.
Selama seratus tahun perjalanan melintasi waktu, sang biduan harus belajar memahami arti emosi manusia yang kompleks. Konflik batin pun muncul ketika ia mulai mempertanyakan apakah nyanyiannya benar-benar mampu menyatukan kedua dunia yang retak itu.
Waktu terus berjalan cepat dan ancaman semakin nyata di setiap dekade yang mereka lalui. Mampukah sang idola menemukan makna sejati dari eksistensinya sekaligus menyelamatkan dunia dari kepunahan sebelum lagu terakhirnya selesai dimainkan nanti?
Dunia berubah selamanya saat eksperimen rahasia mengubah remaja biasa menjadi senjata pemusnah hidup. Dengan elemen fiksi ilmiah yang kental dan aksi penuh adrenalin, pertarungan brutal pun pecah di tengah kota, memicu konspirasi gelap organisasi Egrigori.
Kehidupan Ryo Takatsuki hancur saat lengan kanannya bermutasi menjadi senjata mengerikan bernama ARMS. Ia terjebak dalam pelarian demi melindungi orang tersayang dari kejaran musuh yang ingin merebut kekuatan destruktif yang tertanam di tubuhnya.
Tak sendirian, ia bertemu Hayato Shingu, petarung tempramental yang membawa beban serupa. Meski sering berselisih paham karena sifat mereka yang berlawanan, ikatan persaudaraan terjalin di tengah medan tempur untuk melawan takdir yang sangat kejam ini.
Muncul pula Takeshi Tomoe yang tenang namun menyimpan penderitaan mendalam, melengkapi skuad ini. Mereka bertiga harus bekerja sama, memahami keterbatasan kekuatan super yang justru mengancam kewarasan dan kemanusiaan mereka di setiap pertarungan sengit.
Konflik memuncak saat rahasia di balik asal-usul ARMS mulai terungkap. Bisakah mereka mempertahankan jati diri di bawah bayang-bayang kegelapan, atau justru kekuatan tersebut akan melahap kesadaran mereka sepenuhnya sebelum musuh yang sebenarnya tiba nanti?