Meskipun statusnya sekarang udah jadi mahasiswa dengan masa depan yang cerah dan terjamin, Natsuki Haibara masih sering banget galau nyeselin masa-masa SMA-nya dulu. Pas SMA, Haibara ini adalah cowok yang kuper, insekyur, punya kecemasan sosial, plus berbadan gemuk. Semua usahanya buat sok asik dan nyari temen pas zaman itu berakhir gagal total dan zonk. Sampai suatu malam, Haibara berdoa khusyuk banget pengen dapet kesempatan buat ngulang masa remajanya—dan ajaibnya, pas bangun besok pagi, dia beneran time travel balik ke masa lalu sebelum hari pertama masuk SMA!
Gak mau nyia-nyiain kesempatan emas ini, Haibara langsung gerak cepat memanfaatkan waktu satu bulan sebelum masuk sekolah buat diet ketat dan olahraga biar badannya jadi proporsional. Pas hari pertama sekolah tiba, transformasi fisiknya sukses bikin impresi pertama yang bagus banget, sampai-sampai dia bisa langsung temenan sama sirkel anak-anak populer, termasuk Hikari Hoshimiya—cewek yang jadi cinta monyetnya dulu. Pas ketemu lagi, Haibara sadar kalau perasaannya ke Hoshimiya ternyata gak berubah sama sekali, makanya dia langsung pasang target baru di kehidupan keduanya ini: harus bisa jadian sama Hoshimiya!
Sambil asyik menikmati waktu main bareng Hoshimiya dan temen-temen barunya, Haibara juga mulai ngebakar lagi semangat masa mudanya dengan ikutan klub basket dan bahkan dapet kerjaan sampingan di kafe lokal. Tapi, punya sirkel pertemanan baru ternyata juga bawa drama dan masalah baru yang belum pernah dia hadapi di lini masa sebelumnya. Haibara pun harus putar otak buat nyelesaiin segala rintangan itu demi bisa menikmati masa remaja indahnya secara maksimal!
Dunia musik bawah tanah kini bergetar hebat saat sebuah grup misterius bernama Ave Mujica muncul dengan aura kegelapan yang memikat. Mengusung genre gothic rock yang megah, mereka mulai meniti jalan menuju panggung impian di tengah persaingan industri yang sangat dingin.
Vokalis karismatik Sakiko Togawa menjadi otak di balik ambisi besar ini, berusaha bangkit dari masa lalunya yang kelam. Ia memimpin kawan-kawannya dengan visi yang tajam, meski beban ekspektasi seringkali membuat hubungan di antara mereka terasa sangat tegang.
Di sisi lain, Mutsumi Wakaba hadir dengan kepribadian yang tertutup namun memiliki kemampuan gitar luar biasa. Kehadirannya sering memicu konflik internal, terutama saat Uika Misumi mencoba menyatukan visi artistik grup di tengah keraguan batinnya sendiri.
Ada pula Umiri Yahata yang selalu berusaha menjaga kestabilan tim di tengah badai emosi. Bersama Nyamu Yuno yang ambisius namun rentan akan tekanan media sosial, mereka berjuang keras membuktikan bahwa estetika dan bakat mereka bukan sekadar sandiwara.
Panggung besar menanti, namun rahasia masa lalu terus membayangi langkah mereka untuk bersinar. Apakah mereka sanggup bertahan di bawah tekanan obsesi sendiri? Ikuti perjuangan mereka dalam merajut takdir melalui melodi yang menusuk kalbu dan emosi yang meledak.
The 100 Girlfriends Who Really, Really, Really, Really, Really Love You Season 2
12 Episode 3
Sinopsis
Petualangan gila penuh cinta berlanjut saat Rentaro Aijo kembali menghadapi takdir asmara yang mustahil. Dengan semakin banyaknya belahan jiwa yang muncul, kehidupan sekolahnya berubah total menjadi komedi romantis harem yang sangat intens dan tak terduga.
Setiap momen bersama Hakari Hanazono dan Karane Inda kini diuji oleh hadirnya gadis-gadis baru dengan kepribadian unik. Ketegangan meningkat saat Rentaro harus membagi kasih sayang secara adil tanpa membuat satu pun dari mereka merasa terabaikan.
Kehadiran Shizuka Yoshimoto hingga Nano Eiai menambah kerumitan dinamika kelompok yang kian kacau. Rentaro harus memutar otak untuk menyeimbangkan emosi tiap pacarnya agar keharmonisan tetap terjaga di tengah situasi absurd yang terus menghampiri.
Tidak hanya soal cinta, Kusuri Yakuzen kerap menciptakan ramuan aneh yang memicu konflik kocak. Hubungan mereka diuji oleh berbagai kesalahpahaman lucu, memaksa sang protagonis untuk terus berkorban demi mempertahankan kebahagiaan seratus gadis istimewa.
Drama cinta ini mencapai puncaknya ketika perasaan mulai bercampur dengan ambisi. Menjaga komitmen kepada setiap kekasih menjadi misi suci yang menantang, membuktikan bahwa ketulusan hati adalah senjata terkuat dalam menghadapi kekacauan romansa yang luar biasa ini.