Eksperimen sosial ReLIFE mencapai titik didih saat waktu semakin menipis. Atmosfer drama psikologis yang kental menyelimuti keseharian para subjek uji coba yang terjebak dalam dilema antara memori masa lalu dan kenyataan pahit masa kini yang harus segera dituntaskan.
Arata Kaizaki, seorang pengangguran yang diberi kesempatan kedua, kini harus menghadapi kenyataan bahwa masa eksperimennya akan berakhir. Ia mulai menyadari bahwa ikatan emosional yang ia bangun justru menjadi beban berat saat perpisahan itu tiba.
Kedekatannya dengan Chizuru Hishiro semakin rumit, menciptakan konflik batin yang dalam. Hishiro yang canggung perlahan mulai memahami arti kasih sayang, namun ia harus berjuang melawan rasa takut akan kehilangan ingatan tentang semua teman berharganya.
Di sisi lain, Ryo Yoake memantau perkembangan mereka dengan penuh kecemasan. Sebagai pengawas, ia terjepit di antara kewajiban profesional dan empati terhadap subjeknya, menyaksikan bagaimana hubungan yang indah ini terancam oleh aturan ketat eksperimen.
Ketegangan memuncak saat mereka semua menyadari bahwa rahasia besar akan terungkap. Perjuangan melawan waktu ini menguji keteguhan hati mereka untuk tetap jujur pada perasaan, meskipun harus menghadapi risiko penghapusan memori yang sangat menyakitkan hati.