Kelas Misfit (Kelas Abnormal) kembali menghadapi cobaan paling berat sepanjang sejarah mereka di sekolah iblis Babyls. Biar posisi mereka nggak ditendang dan bisa tetep mempertahankan ruang kelas eksklusif "Royal One", semua murid di kelas ini wajib banget naik ke Peringkat 4 (Dalet). Kesempatan terakhir mereka buat ngebuktiin diri cuma ada di Festival Musik, sebuah kompetisi bergengsi nan ekstrem di mana Iruma dan kawan-kawan berencana buat nampilin sebuah pertunjukan epik berjudul "Lilith's Carpet".
Festival Musik ini sendiri bukan sekadar pentas seni biasa, melainkan medan pertempuran sengit antar 6 kelas yang bakal saling adu mekanik lewat suara, nyanyian, dan tarian buat memamerkan kekuatan iblis sekaligus bakat musikalitas mereka. Demi bisa menang, Kelas Misfit harus ngelewatin sesi latihan yang super kacau dan melelahkan. Mereka bahkan sampai nekat minta bantuan dan bimbingan langsung dari mantan hakim agung yang terkenal killer dan menakutkan, Amduscias Poro!
Kunci kemenangan mereka kali ini ada pada kekompakan. Makanya, Iruma berusaha keras buat menyatukan seluruh 13 anggota Kelas Misfit tanpa terkecualiātermasuk ngajak Purson Soi, si murid pendiam yang saking tipis hawa keberadaannya sampai sering banget dilupain sama orang-orang. Dengan formasi lengkap, trio Iruma, asistennya yang setia, dan seluruh anak kelas Abnormal siap nge-goncang panggung festival musik iblis ini!
Kehidupan sekolah di dunia iblis kembali memanas dengan tantangan baru yang lebih gila. Iruma Suzuki harus bertahan hidup di tengah para penghuni neraka yang haus akan kekuatan, sambil menyembunyikan identitas aslinya sebagai manusia yang sangat lezat.
Kini sang iblis kakek kesayangan, Sullivan, semakin protektif namun tetap menuntut progres. Tekanan dari lingkungan sekolah memaksa Iruma untuk lebih ambisius. Kepercayaan diri yang mulai tumbuh kini diuji oleh tanggung jawab dan ekspektasi yang tinggi.
Hubungan Iruma dengan Asmodeus Alice dan Valac Clara pun semakin erat meski rintangan datang bertubi-tubi. Mereka terus memberikan dukungan tak terduga, meski terkadang tingkah konyol mereka justru membawa masalah baru di sekolah iblis Babyls.
Munculnya sosok misterius seperti Ameri Azazel menambah bumbu romansa dan persaingan politik yang rumit. Iruma terjebak dalam dilema antara menjaga kedamaian dirinya atau menjadi iblis penguasa yang disegani di masa depan, demi meraih ambisi pribadinya.
Konflik batin dan perubahan kepribadian mulai menghantui saat Iruma dipaksa menjadi lebih tegas. Akankah ia mampu menjaga sisi manusiawinya di tengah hasutan kekuatan gelap yang mengancam posisinya? Petualangan ini baru saja memasuki fase paling genting.
Dunia iblis kembali memanas dengan tantangan baru yang menguji nyali para murid Babyls. Memasuki musim ketiga, atmosfer sekolah berubah drastis menjadi medan tempur yang menantang kekuatan serta kerja sama tim dalam festival panen yang sangat krusial.
Iruma Suzuki harus berjuang ekstra keras untuk naik tingkat ke kelas Dalet. Kali ini, ia dituntut membuktikan jati dirinya di tengah lingkungan yang penuh tipu daya dan persaingan ketat antar murid demi mencapai ambisi puncak di sekolah.
Bersama sahabat setianya, Asmodeus Alice dan Valac Clara, mereka berusaha keras melampaui batas kemampuan masing-masing. Dinamika persahabatan mereka diuji saat harus menghadapi instruktur iblis yang galak serta menakutkan di hutan.
Muncul pula Barbatos Bachiko, mentor unik yang akan melatih Iruma dengan metode ekstrem. Hubungan guru-murid yang penuh konflik dan drama ini memaksa sang tokoh utama untuk keluar dari zona nyaman dan menemukan potensi sihir tersembunyi miliknya.
Ketegangan memuncak saat para murid harus bertahan hidup di alam liar yang mematikan. Tema tentang pertumbuhan, ambisi, dan arti sebuah kekuatan menjadi fokus utama saat mereka beradu taktik demi meraih kemenangan gemilang di festival besar ini.