Dunia percintaan di kantor editorial Marukawa Shoten kembali memanas dengan segala drama yang menguji kesabaran. Atmosfer komedi romantis yang kental berpadu dengan ketegangan emosional, memberikan gambaran nyata tentang beratnya tanggung jawab di dunia penerbitan.
Ritsu Onodera adalah editor yang terjebak dalam masa lalu saat ia bertemu kembali dengan cinta pertamanya. Sifatnya yang keras kepala serta perfeksionis kini diuji oleh kehadiran sang atasan yang menuntut lebih dari sekadar pekerjaan profesional.
Sementara itu, Masamune Takano terus menunjukkan obsesinya dengan cara yang intens dan seringkali membuat situasi menjadi canggung. Ketegasan serta sikap dominan sang pemimpin redaksi ini selalu berhasil meruntuhkan tembok pertahanan hati sang bawahan.
Ketidakpastian perasaan mereka pun diperumit oleh dinamika rekan kerja lainnya yang sibuk dengan urusan hati sendiri. Konflik batin yang bergejolak membuat setiap interaksi di ruang redaksi terasa penuh dengan ketegangan serta percikan asmara yang mendalam.
Apakah mereka mampu memisahkan urusan pekerjaan dengan gejolak cinta yang terus membayangi setiap sudut meja kantor? Pertanyaan klasik tentang takdir dan kesempatan kedua pun menjadi inti dari narasi emosional yang siap menguras emosi para penonton setianya.
Dunia percintaan perkantoran yang penuh drama kini berfokus pada sisi lain yang emosional. Setelah cintanya bertepuk sebelah tangan, seorang pria harus berjuang menata hati kembali di tengah hiruk-pikuk kesibukan redaksi majalah yang sangat menuntut fokus tinggi.
Yokozawa Takafumi dikenal memiliki temperamen keras dan sikap dingin yang membuat rekan kerjanya segan. Namun, di balik topeng ketegasannya, ia menyimpan luka mendalam akibat patah hati yang memaksanya mempertanyakan kembali arti sebuah komitmen setia.
Pertemuannya dengan Kirisima Zen, seorang editor yang cerdik sekaligus ayah tunggal, mengubah segalanya secara drastis. Pria ini perlahan mulai membongkar pertahanan diri Yokozawa melalui cara-cara yang manipulatif namun cukup membuat jantung berdebar kencang.
Konflik batin semakin memuncak saat sang editor mulai melangkah terlalu jauh ke dalam ruang pribadi. Perdebatan sengit sering terjadi, mencerminkan ketidakpastian antara menjaga harga diri atau menyerah pada perasaan asing yang mulai tumbuh perlahan di hatinya.
Apakah ia mampu menerima kenyataan bahwa cinta bisa datang dari arah yang tak terduga? Perjalanan mencari jati diri dalam kasih sayang ini menguji seberapa besar keberanian seseorang untuk melepas masa lalu dan membuka lembaran baru yang cukup penuh risiko.