Sebuah ode manis tentang cinta pertama yang murni; saksikan bagaimana dua remaja canggung berusaha merangkai kata dan keberanian untuk mengungkapkan perasaan di bawah indahnya sinar rembulan yang menjadi saksi bisu.
Sinopsis
Menapaki tahun ketiga di sekolah menengah pertama, kehidupan remaja terasa penuh dengan gejolak emosi dan kecanggungan. Di tengah hiruk-pikuk masa sekolah, sebuah kisah romansa polos bersemi perlahan, menangkap dinamika perasaan yang sulit untuk diucapkan.
Kotarou Azumi adalah siswa pendiam yang gemar menulis novel dan sering menyendiri. Dunianya berubah total saat ia mulai memperhatikan seorang gadis atletis di kelasnya, memicu benih-benih perasaan yang selama ini belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Gadis itu adalah Akane Mizuno, anggota klub lari yang ceria namun menyimpan kecemasan tersendiri. Keduanya terhubung lewat interaksi canggung dan pesan teks yang manis, membangun ikatan emosional di tengah tekanan tugas sekolah serta ekspektasi keluarga.
Namun, cinta remaja tidaklah semudah yang dibayangkan. Kehadiran teman-teman di sekitar mereka yang juga tengah mencari jati diri membuat hubungan ini semakin rumit, menuntut keberanian untuk jujur pada diri sendiri dan menghadapi ketakutan akan sebuah penolakan.
Di bawah sinar rembulan yang syahdu, mereka berdua berusaha mengartikan debar jantung yang kian tak menentu. Inilah kisah tentang proses pendewasaan, keraguan, dan bagaimana sebuah ketulusan sederhana mampu mengubah segalanya menjadi memori yang sangat berarti.