Dunia supernatural yang kelam kembali memanggil dalam sekuel penuh intensitas ini. Para dewa dan roh jahat terjebak dalam pusaran konflik kuno yang mengancam keseimbangan hidup manusia. Ketegangan meningkat saat rahasia masa lalu mulai terkuak secara brutal.
Yato adalah dewa pengembara tanpa kuil yang berjuang keras mencari pengakuan. Ia terjebak dalam dinamika rumit dengan Hiyori Iki, seorang gadis yang jiwanya mudah terlepas dari raga, serta Yukine, senjata suci yang sedang mencari jati diri.
Hubungan antara tuan dan senjata mengalami ujian berat akibat luka masa lalu yang belum sembuh. Bishamon, dewa perang yang menyimpan dendam membara, menjadi ancaman nyata yang siap menghancurkan segalanya. Konflik batin dan kepercayaan menjadi pusatnya.
Intrik di antara para dewa di Takamagahara semakin memanas, menyeret mereka ke dalam perseteruan mematikan. Pengkhianatan dan kebenaran yang tertutup kabut membuat setiap karakter harus mempertanyakan kesetiaan mereka di tengah badai takdir yang sangat kejam.
Apakah mereka mampu melindungi ikatan yang berharga di tengah kehancuran? Tekad untuk bertahan hidup dan mencari tempat bernaung di dunia yang fana akan membawa setiap jiwa menuju puncak emosional yang menyayat hati dan memacu adrenalin di tiap detik.
Dunia modern menyimpan rahasia kelam di balik bayang-bayang, di mana para dewa kecil berjuang demi eksistensi. Mereka hanyalah entitas yang terlupakan, berusaha keras mengabulkan permohonan manusia hanya agar tetap diingat dan terus bertahan hidup di dunia fana.
Yato adalah dewa pengangguran yang tidak memiliki kuil sendiri. Ia menawarkan jasanya untuk menyelesaikan masalah sepele manusia dengan bayaran receh, berharap suatu hari nanti ia bisa menjadi dewa agung yang dihormati dan dipuja oleh jutaan orang.
Hidupnya berubah drastis saat ia menyelamatkan seorang gadis SMA bernama Hiyori Iki dari kecelakaan maut. Kejadian ini membuat jiwa Hiyori sering terlepas dari tubuhnya, memaksanya terikat dengan dunia spiritual yang berbahaya bersama sang dewa ceroboh.
Tak lama kemudian, Yato mendapatkan senjata suci baru bernama Yukine, seorang remaja arwah yang penuh kebencian. Hubungan mereka yang rumit menguji kesabaran satu sama lain, karena perilaku Yukine yang memberontak justru menyakiti kondisi fisik sang dewa.
Ketiganya kini harus menghadapi ancaman roh jahat yang menggerogoti manusia dari dalam. Di tengah konflik identitas dan masa lalu yang kelam, mereka belajar bahwa ikatan tulus adalah kunci untuk melawan takdir tragis yang mengintai di balik setiap doa.
Dunia gaib kembali hadir dengan nuansa komedi gelap yang segar dan penuh aksi. OVA ini membawa kita melihat keseharian dewa pengembara yang sering terlupakan, di mana batas antara realitas manusia dan dunia arwah yang berbahaya perlahan mulai menipis dan memicu kekacauan.
Sang dewa minim dana, Yato, kembali dengan tingkah konyolnya. Meski punya ambisi besar untuk dikenal semua orang, ia harus terjebak dalam masalah sepele yang berdampak besar bagi kehidupan sehari-hari bersama rekan setianya yang terus bersikap sinis.
Yukine, senjata suci berbentuk pedang, kini berperan sebagai pengingat moral bagi tuannya yang sering bertindak gegabah. Hubungan mereka yang seperti kakak-adik selalu diuji oleh ego serta kebutuhan mendesak akan pengakuan di tengah dunia yang makin dingin.
Kehadiran Hiyori Iki menjadi penyeimbang di antara kekacauan supernatural ini. Sebagai manusia yang jiwanya mudah lepas, ia terjebak dalam dinamika rumit antara dewa yang berisik dan senjata suci yang berusaha mencari jati diri di tengah hiruk-pikuk kehidupan.
Konflik batin dan ancaman tak kasat mata memaksa mereka menghadapi takdir yang tidak menentu. Apakah ikatan antara dewa, arwah, dan manusia ini mampu bertahan saat ujian sesungguhnya datang? Kesetiaan mereka akan menjadi taruhan terbesar di ambang batas kehancuran.