Festival bajak laut terbesar di dunia telah dibuka! Sebuah pesta akbar yang mempertemukan ribuan perompak dari seluruh penjuru lautan demi memburu harta karun peninggalan Raja Bajak Laut. Suasana meriah ini mendadak berubah menjadi arena pertempuran yang kacau.
Monkey D. Luffy dan kelompok Topi Jerami ikut terjebak dalam pusaran konflik ini. Mereka harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh yang memiliki ambisi gelap. Kerja sama tim menjadi kunci utama untuk bertahan hidup di tengah gempuran musuh besar.
Mantan anggota kru Gol D. Roger, yaitu Douglas Bullet, muncul sebagai ancaman mematikan. Dengan kekuatan buah iblisnya yang brutal, dia menantang seluruh bajak laut untuk saling bunuh. Sosok ini memancarkan aura dendam mendalam terhadap seluruh dunia laut.
Di sisi lain, Trafalgar Law mulai mencium rencana busuk di balik festival tersebut. Ia berupaya mengungkap konspirasi raksasa yang melibatkan pihak Angkatan Laut. Ketegangan meningkat saat karakter-karakter legendaris ikut turun tangan dalam kekacauan ini.
Konfrontasi epik tak terelakkan di pulau tersebut. Persahabatan diuji dan tekad baja para petarung ditempa di bawah tekanan hebat. Mampukah kru Topi Jerami mematahkan dominasi musuh kuat demi meraih harta legendaris sekaligus menyelamatkan masa depan samudera?
Petualangan seru kru Topi Jerami membawa mereka ke Gran Tesoro, sebuah kapal kasino raksasa yang diakui sebagai negara merdeka oleh Pemerintah Dunia. Di sini, segala hal berkilau dengan emas, namun kemewahan tersebut menyimpan sisi gelap yang sangat berbahaya.
Luffy dan kawan-kawan terjebak dalam jebakan licik penguasa tempat itu, yakni Gildo Tesoro. Si bos kasino yang sombong ini memiliki kekuatan buah iblis emas yang mampu mengendalikan segalanya, membuat ia merasa sebagai Tuhan yang absolut.
Masalah kian pelik ketika Nami bertemu kembali dengan rekan lama bernama Carina. Masa lalu keduanya yang rumit menciptakan ketegangan, memaksa mereka bekerja sama di tengah situasi mencekam saat nyawa kru terancam oleh tirani sang taipan emas itu.
Dengan Zoro yang kini tersandera, para kru harus memutar otak untuk menembus pertahanan emas yang kokoh. Mereka harus menyusun rencana pencurian besar-besaran untuk menggulingkan kekuasaan Tesoro yang korup sebelum segalanya terlambat bagi para kru tercinta.
Konflik memuncak saat ambisi kekuasaan berbenturan dengan nilai persahabatan yang tak ternilai. Mampukah mereka menghancurkan dominasi emas ini dan merebut kebebasan kembali, atau justru berakhir selamanya dalam penjara gemerlap milik sang penguasa kejam tersebut?