Yuuri itu bisa dibilang sebagai partner yang unik banget buat diajak bertahan hidup di dunia yang udah kiamat. Berbeda sama temennya yang kutu buku, dia ini orangnya jauh lebih santai dan nggak terlalu ambil pusing sama keadaan sekitar. Kalau ada sisa makanan atau barang berguna di reruntuhan, dia bakal langsung sikat tanpa banyak mikir, karena bagi dia yang penting perut kenyang hari ini.
Sifatnya yang ceplas-ceplos dan kadang agak impulsif sering banget bikin Chito geleng-geleng kepala. Meski kelihatannya cuma pengen have fun aja di tengah kehancuran, sebenarnya Yuuri punya cara pandang yang lebih realistis dan apa adanya. Dia nggak terlalu terobsesi sama masa lalu atau ilmu pengetahuan, fokus utamanya cuma gimana caranya supaya dia sama partnernya bisa terus jalan ke depan tanpa harus terlalu sedih.
Walaupun terkesan cuek dan nggak peduli, sebenarnya dia sayang banget sama partnernya itu. Mereka berdua kayak dua sisi mata uang yang beda banget tapi saling melengkapi buat ngadepin sunyinya dunia. Pokoknya, dia itu tipe orang yang bakal milih buat nikmatin sisa hidup seadanya daripada harus pusing mikirin hal-hal yang udah nggak bisa diubah lagi.
Sinopsis
ORI IN GAME