Gin ini sosok pria paruh baya yang hidupnya keras banget sebagai tunawisma di jalanan Tokyo. Dulu dia pernah punya kehidupan yang normal, bahkan punya keluarga, tapi gara-gara utang dan masalah hidup yang numpuk, akhirnya dia terpaksa ninggalin semuanya. Meskipun kelihatan galak dan sering ngomel, sebenarnya dia punya sisi peduli yang dalam, apalagi kalau udah bareng dua temannya yaitu Hana dan Miyuki.
Malam Natal jadi titik balik hidupnya pas mereka bertiga nemuin bayi telantar di tumpukan sampah. Bukannya cuek, Gin malah jadi sosok yang cukup protektif. Dia yang tadinya cuma pengen bertahan hidup hari demi hari, malah terseret dalam petualangan nyari orang tua si bayi. Perjalanan ini secara nggak langsung bikin dia harus berhadapan lagi sama trauma masa lalunya yang selama ini dia kubur dalam-dalam.
Walaupun kadang mulutnya pedas dan sering berantem sama Miyuki, Gin tetaplah sosok pelindung di grup mereka. Dia itu tipe orang yang berusaha keras buat tegar meskipun kenyataan hidup sering banget nampar dia. Lewat drama dan kekacauan malam Natal itu, dia belajar kalau menebus kesalahan masa lalu itu nggak pernah ada kata terlambat, dan keberadaannya buat orang lain itu ternyata masih berharga.