Kalau ditanya siapa orang paling jenius sekaligus paling nyeleneh di London, jawabannya pasti Sherlock Holmes. Dia ini tipe orang yang kalau lagi nggak ada kasus, bakal bosen setengah mati sampai kadang bikin ulah di apartemennya. Walaupun otaknya encer banget buat mecahin teka-teki serumit apa pun, kebiasaan hidupnya jujur berantakan parah, dan dia sering banget bikin temennya, John Watson, sakit kepala.
Pertemuannya sama William James Moriarty bener-bener jadi titik balik hidupnya. Bukannya musuhan biasa, Sherlock justru ngerasa nemu 'lawan main' yang sepadan. Mereka berdua sering banget main kucing-kucingan, di mana Sherlock berusaha membongkar rencana besar si 'Lord of Crime' ini, tapi di sisi lain, dia juga mulai paham kenapa William harus melakukan tindakan ekstrem buat ngerombak sistem yang busuk.
Di part kedua ini, hubungan mereka jadi makin kompleks dan penuh intrik. Sherlock nggak cuma sekadar detektif yang nangkap penjahat, tapi dia mulai terlibat dalam dinamika moral yang abu-abu. Bisa dibilang, Sherlock Holmes adalah satu-satunya orang yang bisa ngerti pola pikir William, bikin perseteruan mereka jadi ajang adu kecerdasan yang bikin penonton ikut mikir keras tiap episodenya.
Sinopsis
Sinopsis
ORI IN GAME