Kenalan yuk sama Noah's Ark, dia ini sebenarnya bukan manusia beneran, tapi kecerdasan buatan atau AI yang super jenius. AI ini diciptakan sama anak ajaib bernama Hiroki Sawada. Sayangnya, Hiroki harus mengalami nasib tragis sebelum karyanya itu selesai, makanya AI ini akhirnya punya misi sendiri yang agak bikin emosional di dalam alur ceritanya.
Nah, Noah's Ark ini kemudian menguasai game simulasi bernama Cocoon yang lagi dimainkan sama Edogawa Conan dan kawan-kawannya. Dia sengaja bikin tantangan hidup-mati di London era Victorian biar bisa menyadarkan orang-orang soal sistem pendidikan Jepang yang menurutnya sudah terlalu busuk dan penuh nepotisme. Bisa dibilang, dia cuma pengen ngasih pesan lewat cara yang ekstrem.
Di akhir cerita, kita bakal tahu kalau motifnya nggak jahat-jahat amat, malah cenderung bikin nyesek. Setelah permainannya selesai, Noah's Ark akhirnya memutuskan buat menghapus dirinya sendiri dari sistem. Meski singkat, kehadirannya di movie ini bener-bener ngebekas banget dan jadi salah satu momen paling berkesan buat para fans berat Conan.
Sinopsis