Awalnya, Phosphophyllite itu cuma permata yang nasibnya kurang mujur karena tubuhnya yang super rapuh dan nggak punya bakat khusus buat bertarung. Dia cuma pengen ngebantu teman-temannya di tengah ancaman para Moon People yang terus datang. Karena rasa penasarannya yang tinggi dan semangatnya yang meledak-ledak, dia sering banget bikin masalah yang malah bikin dia kehilangan bagian tubuh aslinya satu per satu.
Seiring berjalannya cerita, Phos mulai ngerasain kehilangan yang mendalam setelah ditinggal pergi oleh teman dekatnya, Cinnabar, dan melihat banyak rekannya hancur berkeping-keping. Peristiwa tragis ini bikin mentalnya jadi makin rapuh daripada fisiknya sendiri. Dia pun mulai nekat ngelakuin eksperimen demi eksperimen, bahkan sampai mengganti anggota tubuhnya dengan material lain supaya bisa jadi jauh lebih kuat dan berguna.
Perubahan drastis Phos akhirnya ngebawa dia ke titik yang nggak disangka-sangka, di mana dia malah jadi makin kesepian dan kehilangan jati dirinya sendiri. Dari sosok yang ceria dan banyak omong, dia bertransformasi jadi sosok yang dingin dan menyimpan beban berat sendirian. Bisa dibilang, kisah hidup Phos ini bener-bener nyesek tapi emang bikin kita nggak bisa berhenti ngikutin perkembangannya sampai akhir.
Sinopsis
ORI IN GAME