Kalau ngomongin soal pianis yang punya dedikasi tingkat dewa, pasti nggak jauh-jauh dari Yukinori Sawabe. Cowok yang satu ini sudah main piano sejak masih kecil banget dan punya skill yang bisa bikin siapa pun terpana. Walaupun dia kelihatan dingin dan agak sombong di luar, sebenarnya dia itu tipe orang yang sangat serius dan punya ambisi besar buat jadi pemain jazz nomor satu di Jepang.
Pertemuannya dengan Dai Miyamoto di sebuah klab jazz di Tokyo bener-bener jadi titik balik hidupnya. Mereka berdua akhirnya bikin grup musik bernama JASS bareng Shunji Tamada. Meskipun sering banget beda pendapat dan perdebatan sengit terjadi, Yukinori tetap konsisten buat terus mengasah teknik pianonya supaya bisa klop banget sama tiupan saksofon Dai yang penuh emosi itu.
Perjalanan karir Yukinori memang nggak mulus, penuh lika-liku, dan tantangan mental yang berat. Dia sempat ngerasa frustrasi karena merasa kurang berkembang, tapi berkat dukungan teman-temannya di JASS, dia belajar kalau musik itu bukan cuma soal teknik yang sempurna, tapi juga soal perasaan yang tulus. Dia adalah sosok yang membuktikan kalau kerja keras dan tekad yang kuat bisa membawa seseorang lebih dekat dengan mimpinya.