Ariel pertama kali muncul sebagai bayi manusia yang ditemui oleh Maquia di tengah hutan yang hancur. Meskipun Maquia berasal dari kaum Iorph yang berumur panjang dan terlihat awet muda, dia memutuskan untuk mengadopsi dan membesarkan Ariel dengan penuh kasih sayang. Masa kecil mereka dihabiskan dengan hubungan ibu-anak yang sangat erat, layaknya keluarga manusia pada umumnya meskipun keadaan mereka sebenarnya cukup unik.
Seiring berjalannya waktu, Ariel mulai beranjak remaja dan mulai merasakan kesenjangan yang nyata antara dirinya dengan sang ibu. Dia mulai sadar bahwa dia terus tumbuh dewasa sementara Maquia tetap terlihat sama, yang akhirnya memicu gejolak batin dan rasa frustrasi. Ariel pun memilih untuk mencari jalan hidupnya sendiri dan mencoba melepaskan diri dari bayang-bayang sosok Leilia atau siapapun yang bisa melindunginya, sampai dia akhirnya memilih menjadi seorang tentara.
Di masa dewasanya, Ariel harus menghadapi kenyataan pahit tentang perang dan tanggung jawab sebagai seorang pria serta ayah. Meski sempat menjauh, pada akhirnya dia menyadari betapa besar pengorbanan yang dilakukan oleh sang ibu sepanjang hidupnya. Momen pertemuan kembali mereka di akhir hayat menjadi bukti bahwa ikatan kasih sayang di antara mereka melampaui perbedaan ras dan waktu yang memisahkan.
Sinopsis