Kalau ditanya siapa itu Tomoya Aki, bayangin aja seorang cowok otaku biasa yang punya mimpi luar biasa. Hidupnya berubah total pas dia ketemu sama Megumi Kato di lereng bukit, yang bikin dia punya ambisi gila buat bikin game visual novel sendiri. Dia ini tipe orang yang kalau udah punya satu tujuan, bakal dikejar mati-matian sampai terwujud, meski harus ngadepin drama hidup yang nggak ada habisnya.
Di balik kacamata dan kegilaannya sama dunia pop culture, Tomoya sebenarnya adalah pemimpin tim yang sangat peduli sama rekan-rekannya, kayak Utaha Kasumigaoka dan Eriri Spencer Sawamura. Dia sering banget terjebak di tengah situasi yang bikin pusing antara urusan profesional kerja tim dan perasaan pribadi. Tapi ya itu, justru kegigihannya buat menyatukan bakat-bakat jenius di sekitarnya yang bikin dia jadi sosok yang dihormati, meski sering kena omel juga.
Masuk ke cerita puncaknya di Saekano the Movie, Tomoya akhirnya sadar kalau arti penting dari project-nya bukan cuma soal gamenya aja, tapi soal hubungannya dengan orang-orang yang dia sayang. Perjalanan panjangnya dari sekadar penggemar sampai jadi kreator beneran nunjukin gimana dia tumbuh jadi cowok yang lebih dewasa. Pokoknya, dia itu definisi nyata kalau mimpi masa muda itu bisa jadi kenyataan kalau kita berani ambil langkah, meskipun harus sering baper di tengah jalan.