Kalau ngomongin Taichi Mashima, pasti kita langsung ingat sama sosok cowok yang serba bisa dan populer di sekolahnya. Tapi di balik image anak emas itu, Taichi sebenarnya orang yang ambisius banget, terutama kalau udah bahas soal karuta. Dia rela ngelakuin apa aja demi bisa ngimbangin kemampuan Chihaya Ayase, cewek yang udah dia suka sejak mereka masih kecil, walaupun dia sadar banget kalau saingannya itu Arata Wataya yang emang jago banget.
Masuk ke musim ketiga, perjalanan Taichi makin berasa berat dan emosional. Dia bukan cuma berjuang buat jadi pemain karuta kelas atas, tapi juga berjuang melawan rasa insecure-nya sendiri. Dia sering ngerasa kalau bakatnya masih jauh di bawah orang lain, padahal dia sendiri sudah berusaha setengah mati. Momen dia akhirnya bisa dapat kartu 'Iori' itu bener-bener jadi titik balik yang bikin kita semua ikut ngerasa bangga sekaligus sedih sama perjuangannya.
Secara kepribadian, Taichi itu tipe yang rela berkorban demi orang yang disayang, meski ujung-ujungnya dia sendiri yang sering ngerasa sakit hati. Dia adalah definisi orang yang terus berusaha keras meski sering banget gagal atau nggak dipilih. Buat banyak fans, Taichi adalah karakter paling 'manusiawi' di Chihayafuru karena kegigihan dan rasa sakit yang dia alami terasa relate banget sama kehidupan nyata kita.