Kalau bicara soal Chihaya Ayase, hal pertama yang terlintas di pikiran pasti obsesinya yang kelewatan sama permainan kartu tradisional Jepang, karuta. Sejak kecil, dia udah jatuh cinta banget sama permainan ini gara-gara diajak sama teman masa kecilnya, Arata Wataya. Walaupun punya wajah cantik kayak model, Chihaya malah lebih sering dijuluki 'kecantikan yang sia-sia' karena sifatnya yang tomboy dan fokus banget sama karuta sampai nggak mikirin hal lain.
Di season 3 ini, Chihaya makin niat buat jadi pemain terbaik alias Ratu Karuta. Dia nggak cuma fokus latihan fisik dan hapalan kartu aja, tapi juga mulai paham kalau di balik serunya berkompetisi, dia harus bisa jadi pemimpin yang baik buat klub karuta SMA Mizusawa. Dia beruntung banget punya sahabat setia kayak Taichi Mashima yang selalu ada buat ngedukung langkahnya, meskipun hubungan mereka jadi makin kompleks seiring berjalannya waktu.
Meskipun sering banget keras kepala dan nggak peka sama perasaan orang di sekitarnya, semangat Chihaya emang juara banget buat bikin siapa pun jadi ikutan semangat. Dia bener-bener tulus mencintai karuta dan berusaha keras ngelewatin semua tantangan, mulai dari cidera sampai lawan-lawan yang makin jago. Perjalanan Chihaya buat ngeraih mimpinya bener-bener bukti kalau dedikasi itu kunci utama buat jadi yang terbaik.