Awalnya, Nia Teppelin hidup dengan sangat terlindung di ibukota Teppelin dan sama sekali nggak tahu soal dunia luar yang keras. Dia muncul sebagai putri kesayangan sang Raja Spiral, Lordgenome, yang hidupnya cuma di dalam istana mewah. Hidupnya berubah total pas dia dibuang oleh ayahnya sendiri dan akhirnya ketemu sama Simon dan kawan-kawannya di Gurren Dan.
Seiring berjalannya waktu, Nia yang tadinya polos banget mulai belajar soal arti perjuangan dan penderitaan manusia di bawah permukaan bumi. Dia bukan cuma sekadar 'pemanis', tapi jadi sosok yang sangat berarti buat Simon, apalagi pas mereka mulai ngelawan para Anti-Spiral. Karakter Nia yang tulus dan sabar ini bener-bener jadi sumber kekuatan mental buat tim Dai-Gurren pas mereka lagi berada di posisi tersulit.
Ending ceritanya memang cukup bikin nyesek buat banyak fans, tapi keberanian Nia tetep bakal terus diingat. Dia membuktikan kalau meskipun dia punya latar belakang sebagai 'dibuat' oleh musuh, hatinya lebih manusiawi dibanding siapapun. Kehadiran Nia bener-bener jadi cahaya yang bikin perjalanan panjang Kamina dan timnya jadi lebih bermakna sampai ke titik akhir.
Sinopsis