Kalau kita bicara soal Nowak, dia itu bisa dibilang sebagai sosok antagonis yang bikin kesel sekaligus kasihan di ceritanya. Dia kerja sebagai algojo buat pihak Inkuisisi yang tugasnya 'membereskan' siapa pun yang dianggap sesat atau punya pemikiran menyimpang soal sains. Gayanya dingin banget, nggak banyak omong, dan dia bener-bener jadi alat yang efektif banget buat menindas orang-orang yang berani mikir beda di zaman itu.
Tapi nih, makin ke sini, hidup Nowak jadi makin ribet karena dia mulai mempertanyakan tugasnya sendiri. Dulu dia cuma tahu pokoknya harus setia sama ajaran dan nebas siapa saja yang dituduh bidah, tapi seiring berjalannya waktu, dia mulai sadar kalau apa yang dia lakuin itu bukan perkara benar atau salah yang simpel. Dia pun jadi terlibat konflik batin yang parah gara-gara kebenaran tentang heliosentrisme yang mulai terungkap.
Bisa dibilang, Nowak itu cerminan orang yang terjebak di antara pengabdian buta dan kenyataan yang pahit. Dia bukan sekadar penjahat satu dimensi, tapi lebih ke orang yang hidupnya hancur pelan-pelan karena doktrin yang dia pegang teguh selama ini ternyata cuma bohong belaka. Perjalanannya ngebuktiin kalau kadang, justru orang yang paling fanatik pun bisa goyah kalau udah kena tamparan fakta yang telak.
Sinopsis
ORI IN GAME