Awalnya, Armin Arlert itu cuma cowok yang kelihatan lemah dan sering jadi korban bully pas masih kecil. Dia bukan tipe petarung yang jago fisik, tapi dia punya mimpi besar buat lihat dunia luar bareng sahabat karibnya, Eren Yeager, dan Mikasa Ackerman. Seiring berjalannya waktu, Armin membuktikan kalau kekuatan otaknya jauh lebih tajam daripada sekadar otot, yang bikin dia jadi aset paling berharga buat tim.
Di fase akhir cerita, beban yang dipikul Armin makin berat banget. Apalagi setelah dia dapet kekuatan Titan Kolosal, dia harus nanggung tanggung jawab besar buat jadi komandan yang ngambil keputusan-keputusan sulit. Meskipun dia terus-terusan ngerasa nggak yakin sama dirinya sendiri, dia akhirnya sadar kalau cuma dia yang bisa jadi penengah sekaligus otak strategis buat nyelamatin dunia dari kehancuran total.
Puncaknya di *The Last Attack*, Armin bener-bener nunjukin sisi tegasnya. Dia nggak lagi cuma jadi sosok yang gampang nangis, tapi jadi sosok yang berani ngadepin sahabatnya sendiri demi kebaikan umat manusia. Dengan segala taktik jenius dan keberanian yang akhirnya tumbuh, dia jadi kunci penentu buat mengakhiri kekacauan yang dibawa oleh Ymir Fritz dan pengikutnya.
Sinopsis
Sinopsis
Sinopsis
Sinopsis