Sejak kecil, Coco punya mimpi besar banget pengen jadi penyihir, padahal dia lahir dari keluarga biasa aja alias bukan dari garis keturunan penyihir. Kehidupannya yang tenang berubah total pas dia nggak sengaja ngelihat penyihir bernama Qifrey lagi pakai sihir. Karena penasaran dan saking pengennya bisa pakai sihir juga, dia malah nggak sengaja melakukan kesalahan fatal yang bikin rumahnya jadi membeku dan ibunya berubah jadi patung.
Karena insiden itu, Coco akhirnya dibawa sama Qifrey untuk jadi murid di bengkel sihirnya. Di sana, dia ketemu sama teman-teman seperguruannya kayak Agathe, Tetia, dan Richie. Perjalanannya jadi penyihir ternyata nggak gampang, karena dia harus belajar dari nol dan berhadapan dengan aturan dunia sihir yang super ketat serta rahasia gelap tentang sihir terlarang yang pernah dia pakai.
Walaupun sering ngerasa minder dan masih pemula banget, Coco itu tipe yang pantang menyerah dan punya rasa ingin tahu yang tinggi banget. Dia terus berusaha buat mengasah kemampuannya menggambar lingkaran sihir supaya bisa menyelamatkan ibunya dan membuktikan kalau siapa pun bisa jadi penyihir selama punya niat yang tulus. Dia bener-bener sosok yang menginspirasi karena selalu melihat sihir bukan cuma sebagai kekuatan, tapi juga cara buat menolong orang lain.
Sinopsis
ORI IN GAME