Dunia berada di ambang kehancuran total saat Rumble memulai langkah kaki raksasanya. Film ini menyajikan konklusi epik penuh aksi gelap dan intrik politik yang mencekam, di mana garis antara pahlawan dan musuh kian kabur dalam pertarungan hidup dan mati.
Eren Yeager kini berubah menjadi sosok yang sulit dipahami, memikul beban berat demi masa depan bangsanya. Di sisi lain, Mikasa Ackerman harus bergulat dengan perasaan batinnya yang mendalam saat ia terpaksa melawan pria yang paling ia cintai.
Armin Arlert berjuang dengan kecerdasannya untuk mencari jalan keluar damai di tengah kekacauan dunia. Sahabat masa kecil ini kini terpisah oleh ideologi ekstrem, membuat ikatan persahabatan mereka diuji oleh takdir yang kejam dan pilihan moral yang sulit.
Sementara itu, Levi Ackerman memimpin sisa-sisa pasukan dengan tekad baja, meski tubuhnya penuh luka demi memenuhi janji masa lalu. Kehadiran Reiner Braun juga menambah ketegangan saat ia berusaha menebus dosa-dosanya melalui aksi nekat yang menantang maut.
Ketegangan mencapai puncaknya saat semua pihak harus menghadapi kenyataan pahit tentang kebebasan dan pengorbanan. Inilah babak terakhir yang menentukan nasib umat manusia, tempat di mana setiap pilihan akan mengubah sejarah dunia selamanya dalam badai kehancuran.
Dua tahun berlalu, kru Topi Jerami akhirnya berkumpul kembali untuk memulai perjalanan menuju New World. Mereka memutuskan singgah di Pulau Manusia Ikan, sebuah tempat eksotis di dasar laut dalam yang menyimpan sejuta misteri serta sejarah kelam kebencian.
Monkey D. Luffy kini tampil jauh lebih tangguh memimpin rekan-rekannya. Kehadiran mereka memicu ketegangan di kerajaan bawah laut tersebut, mengingat masa lalu traumatis penduduknya akibat diskriminasi ras manusia yang terus membayangi mereka.
Jinbe, sosok ksatria laut yang bijaksana, mencoba menjadi penengah di antara dua ras yang berseteru. Namun, niat baik tersebut terbentur ambisi kejam dari Hody Jones, seorang antagonis yang haus akan balas dendam dan kekuasaan mutlak.
Princess Shirahoshi terjebak dalam dilema besar antara menjaga warisan kedamaian mendiang ibunya atau menghadapi ancaman nyata. Konflik batin ini memaksa kru Topi Jerami untuk terlibat dalam pertarungan ideologi yang sangat keras dan penuh emosi.
Di tengah badai kebencian yang memuncak, mereka harus berjuang melindungi mimpi kebebasan di bawah samudera. Tema tentang rasisme dan rekonsiliasi menjadi ujian berat bagi persahabatan, menantang nyali setiap karakter untuk memilih jalan kebenaran yang hakiki.