Berlatar Jepang era 1920-an yang penuh gejolak, film ini menyajikan drama sejarah yang emosional dan puitis. Kisah ini mengikuti perjuangan untuk menggapai mimpi di tengah kehancuran ekonomi, gempa bumi besar, hingga bayang-bayang perang dunia yang kian mencekam.
Sejak kecil, Jiro Horikoshi terobsesi pada keindahan pesawat terbang meski penglihatannya terbatas. Ia bertekad menjadi insinyur hebat di tengah zaman yang tidak menentu. Ambisinya membawanya pada tantangan teknis yang berat serta tuntutan ekspektasi industri.
Di tengah tekanan karier, ia bertemu dengan Nahoko Satomi, sosok wanita yang memikat hatinya lewat momen tak terduga. Hubungan mereka tumbuh dengan penuh ketulusan, namun dibayangi oleh kondisi kesehatan yang sangat rapuh dan sulit untuk disembuhkan segera.
Bagi sang insinyur, merancang mesin terbang adalah wujud cinta pada keindahan, sementara bagi sang kekasih, hidup adalah perjuangan untuk tetap bernapas. Keduanya berusaha merajut kebahagiaan di tengah konflik batin antara mengejar obsesi pribadi dan tanggung jawab sosial.
Seberapa jauh seseorang sanggup mengorbankan segalanya demi mewujudkan impian terbesar dalam hidup? Di tengah badai angin perubahan yang kencang, mereka harus memilih antara kejayaan karier yang gemilang atau kehadiran orang tersayang yang kian memudar setiap harinya.
Dunia futuristik Tachikawa mendadak tegang saat entitas misterius mengancam kedamaian kota. Di balik bayang-bayang, sekelompok pahlawan pelindung yang dikenal sebagai Gatchaman harus beraksi menggunakan teknologi mutakhir untuk menjaga stabilitas umat manusia.
Sosok ceria nan eksentrik, Hajime Ichinose, bergabung dalam tim ini. Dengan kepribadiannya yang unik dan cara pandang tak terduga, ia menantang status quo rekan-rekannya dalam menghadapi ancaman serangan makhluk asing yang sangat sulit untuk ditebak.
Di sisi lain, terdapat Sugane Tachibana, seorang pejuang kaku yang menjunjung tinggi nilai tradisional. Hubungannya dengan Hajime sering memicu konflik batin, karena ia sulit memahami cara pendekatan gadis itu yang terlihat sangat santai dan juga nekat.
Sementara itu, Rui Ninomiya menciptakan aplikasi canggih bernama CROWDS untuk memicu perubahan sosial. Idealisme ini justru memicu kekacauan saat musuh misterius, Berg Katze, muncul untuk memanipulasi teknologi tersebut demi agenda kehancuran massal.
Ketegangan pun memuncak ketika batas antara keadilan dan kekacauan semakin kabur. Mereka harus menentukan apakah kekuatan super benar-benar dibutuhkan, ataukah kepercayaan antarmanusia adalah kunci utama untuk menyelamatkan masa depan dunia yang rapuh ini.