Dunia renang kompetitif yang penuh gairah kembali menyapa lewat serangkaian kisah pendek yang menghibur. Anime ini menyuguhkan momen-momen jenaka nan hangat di luar kolam renang, memperlihatkan sisi lain dari atlet berbakat yang sedang mengejar mimpi besar mereka.
Haruka Nanase harus berurusan dengan antusiasme berlebih rekan-rekannya yang terkadang menguji kesabaran. Kedekatannya dengan Makoto Tachibana menjadi fondasi utama, di mana dukungan tanpa henti selalu diberikan demi menjaga fokus serta ketenangan jiwa.
Sementara itu, Nagisa Hazuki selalu saja mampu membawa kekacauan ceria ke dalam rutinitas latihan mereka yang ketat. Di sisi lain, Rei Ryugazaki berusaha keras memahami logika unik teman-temannya sambil tetap mempertahankan prinsip estetika yang dia miliki.
Ketegangan ringan kerap muncul saat mereka harus menghadapi tantangan konyol atau sekadar menikmati waktu santai bersama. Kepribadian yang sangat kontras ini sering kali menciptakan situasi lucu, namun justru mempererat ikatan persahabatan di antara mereka semua.
Puncak dari setiap cerita singkat ini terletak pada bagaimana mereka belajar menghargai satu sama lain di tengah dinamika kelompok yang dinamis. Persaingan sehat dan rasa saling percaya menjadi tema utama yang membuat kisah ini terasa begitu nyata serta sangat berkesan.
Satu tahun setelah arwah sahabat mereka, Honma Meiko (Menma), mendadak muncul dan akhirnya berhasil pergi dengan damai, Jinta Yadomi dan sisa anggota grup Super Peace Busters berkumpul lagi. Demi menjaga kenangan manis tentang Menma agar gak pudar, mereka mutusin buat bikin ritual kecil: nulis surat yang ditujukan khusus buat mengenang sahabat masa kecil mereka itu. Sambil mencoba menikmati liburan musim panas bareng, sirkel pertemanan yang sempat retak ini mulai bernostalgia nginget-nginget lagi masa lalu mereka.
Film ini bakal ngebawa kita kilas balik ngeliat momen-momen emosional sebelum dan sesudah kematian Menma. Uniknya, alur cerita utama dari serialnya bakal diceritain ulang, tapi kali ini lewat sudut pandang (POV) masing-masing anggota Super Peace Busters—mulai dari Jinta, Anaru, Yukiatsu, Tsuruko, sampai Poppo. Kita bakal diajak ngeliat gimana perasaan jujur, penyesalan, dan rasa kehilangan yang selama ini dipendam sendirian oleh tiap karakter pasca ditinggal Menma.
Bisa dibilang, film ini adalah surat cinta sekaligus momen healing bagi para anggotanya buat bener-bener berdamai sama masa lalu. Lewat surat-surat yang mereka tulis, kelihatan jelas gimana kehadiran Menma—meski singkat—udah berhasil menyatukan dan mengubah hidup mereka jadi lebih kuat. Siap-siap aja buat tisu tambahan karena momen nostalgianya tetep bikin nyesek dan berkaca-kaca!