Dunia fiksi ini memperkenalkan sebuah boneka unik bernama Hybrid Child yang bisa tumbuh layaknya manusia jika diberikan kasih sayang. Di balik pesona kecantikan mereka, tersimpan kisah emosional tentang ikatan tak terpisahkan antara pemilik dan ciptaannya.
Kisah dimulai dari Kotaro Izumi, seorang pewaris keluarga bangsawan yang harus menghadapi kenyataan pahit saat bonekanya mulai rusak. Ia berusaha memperbaiki sosok istimewa tersebut, meski tahu bahwa waktu mungkin tidak lagi berpihak padanya.
Muncul pula sosok Hazuki, sang boneka setia yang memiliki ikatan mendalam dengan tuannya. Keduanya terjebak dalam dinamika emosional yang rumit, di mana perbedaan status antara manusia dan mesin perlahan memudar seiring berjalannya waktu yang singkat.
Konflik batin semakin terasa ketika Ichi Seya hadir membawa perspektif baru tentang tanggung jawab serta cinta. Ia berusaha memahami esensi kehidupan dari boneka-boneka yang mampu merasakan kesedihan, kegembiraan, hingga rasa sakit kehilangan yang sangat pedih.
Perjalanan ini mengeksplorasi arti keberadaan saat cinta harus diuji oleh kefanaan. Ketika batasan antara realitas dan buatan kabur, mereka semua dipaksa merenungi betapa berharganya setiap detik bersama sosok terkasih sebelum segalanya menghilang ditelan masa.
Intensitas kompetisi tenis meningkat tajam saat para remaja berbakat terpilih masuk kamp pelatihan U-17. Di sini, segalanya berubah menjadi medan laga demi memperebutkan posisi prestisius dalam tim nasional, di mana kekalahan berarti tiket pulang yang pahit.
Sosok legendaris Ryoma Echizen kembali hadir dengan ambisi besarnya. Ia harus menghadapi dinding raksasa bernama Genius 10, sepuluh pemain elit yang memegang kendali kamp. Aura mereka begitu mencekam, membuat rivalitas lama terasa sangat tidak relevan.
Hubungan panas antara Kunimitsu Tezuka dan para pemain senior memicu gesekan yang nyata. Kehadiran mentor yang disiplin memaksa setiap petenis melampaui batas fisik dan mental mereka, mengubah cara pandang mereka terhadap olahraga yang mereka cintai ini.
Tekanan semakin berat saat Keigo Atobe menunjukkan sisi dominasinya. Ia harus membuktikan bahwa gaya permainannya yang flamboyan mampu meruntuhkan pertahanan kokoh para veteran. Kepercayaan diri menjadi senjata utama untuk bertahan di tengah tekanan yang brutal.
Konflik memuncak saat strategi canggih beradu dengan kekuatan murni di lapangan. Akankah para pemain muda ini mampu menuliskan sejarah baru? Inilah kisah penuh keringat dan tekad membara, tempat di mana impian besar diuji oleh kerasnya dunia tenis profesional.