Sebuah kota dongeng yang kelam menyimpan rahasia tentang pangeran yang kehilangan hatinya demi mengalahkan gagak hitam. Genre fantasi magis ini menggabungkan keindahan balet klasik dengan narasi tragis yang dipenuhi oleh metafora emosional yang mendalam.
Seekor itik mungil bernama Ahiru mendambakan kehidupan sebagai gadis biasa. Takdir berubah saat ia diberi liontin ajaib untuk berubah menjadi penari balet cantik, sosok yang ditakdirkan untuk mengumpulkan serpihan hati pangeran yang kini membeku.
Dalam misinya, ia bertemu Mytho, sosok pangeran pendiam yang kehilangan perasaan. Sang pangeran terjebak dalam pesona Rue, gadis ambisius yang menyimpan rahasia gelap terkait identitas aslinya serta keterikatan mendalam pada takdir kelam itu.
Konflik memuncak saat Fakir, ksatria pelindung yang dingin, berusaha menghalangi jalan mereka. Hubungan mereka yang rumit penuh dengan dilema antara mengikuti naskah penulis yang kejam atau memberontak demi menciptakan akhir bahagia yang sangat tidak pasti.
Apakah cinta sejati sanggup mengubah takdir yang ditulis oleh pena terkutuk? Ketegangan memuncak ketika batas antara kenyataan dan dongeng perlahan pudar, menuntut keberanian untuk menghadapi kebenaran pahit di balik setiap pertunjukan tari yang memikat.
Sebuah studio film legendaris di ambang kehancuran memicu perjalanan nostalgia yang memukau. Dua pembuat film mendatangi kediaman sang bintang legendaris untuk mengungkap misteri masa lalu yang tersimpan rapat dalam memori indah sang aktris ternama.
Chiyoko Fujiwara adalah sosok aktris papan atas yang telah lama mengasingkan diri dari sorotan publik. Ia membuka pintu rumahnya, siap menceritakan kembali kisah hidupnya yang penuh warna, sekaligus sebuah rahasia besar yang sangat emosional.
Dalam narasi yang kabur antara realita dan peran film, ia bercerita tentang pencarian cintanya yang abadi terhadap seorang pria misterius. Sosok Genya Tachibana sang sutradara yang mengaguminya, berusaha menuntun alur kenangan sang diva tersebut.
Sepanjang perjalanan, batas antara sejarah Jepang dan fiksi sinematik mulai runtuh. Pengalaman hidupnya yang epik terjalin dengan adegan-adegan film yang ia bintangi, menciptakan sebuah mozaik emosi yang jujur tentang obsesi, ambisi, dan rasa kehilangan.
Film ini menyelami psikologi sang aktris dalam mengejar sosok pria yang menjadi alasan utamanya meniti karier. Inilah kisah tentang bagaimana satu cinta dapat menggerakkan hidup seseorang melintasi zaman, mengubah nasib, dan membentuk jati diri utuh.